Rumah Tongkonan Versi Modern? Ada kok! Ini Inspirasinya

Rumah Tongkonan Versi Modern? Ada kok! Ini Inspirasinya

Siapa Tidak kenal dengan suku Toraja, ya salah satu suku di Indonesia yang tinggal di wilayah Sulawesi Selatan, Suku Toraja sendiri memiliki banyak kebudayaan mulai dari Bahasa, Musik, Tarian, Ukiran Kayu, Rumah, dan Upacara Adat.

Pada kesempatan kali ini grhaproperti akan membahas tentang salah satu kebudayaan masyarakat toraja yaitu Rumah adatnya, ada yang sudah tau nama rumah adat masyarakat toraja ? ya, Rumah Adat Tongkonan. Masyarakat Toraja mengenal dua golongan rumah, yaitu Banua Tongkonan (rumah adat) dan Banua Barung-Barung (rumah pribadi atau rumah biasa).

Tongkonan adalah rumah tempat tinggal sekaligus tempat menjalankan fungsi dan peranan penguasa adat, sehingga kerap disebut rumah adat. Barung-barung merupakan tempat tinggal keluarga yang bukan penguasa.

Rumah Tongkonan Punya arsitektur yang cukup Unik dari bentuk atap, warna dan juga ukiran yang terdapat pada bangunan rumah. Ciri khas ini turun temurun dari nenek moyang dan tetap dipertahankan hingga sekarang.

Rumah adat Tongkonan juga dapat tahan hingga ratusan tahun. Rahasia dibalik kokohnya rumah adat tersebut adalah bahan. Di mana bahan dasarnya kayu pilihan atau kayu aru atau kayu besi yang umurnya dapat dibilang puluhan tahun.

Tata ruang rumah Toraja secara tradisional dikelompokkan menjadi lima bagian, yaitu:

1. Banua sang borong/sang lanta

Sebuah ruangan yang berfungsi untuk berbagai macam kebutuhan,

2. Banua Duang Lanta

     Rumah dengan dua ruang, yaitu satu ruang tidur disebut sumbung dan ruang sali untuk ruang kerja, dapur dan tempat meletakkan jenazah sementara.

3. Banua Patang Lanta

Rumah dengan 4 ruang, terdiri dari dua jenis yaitu:

  • Banua Di Lalang Tedong terdiri dari ‘sali iring’ (ruang dapur, ruang kerja, tempat tidur abdi adat, dan tempat menerima tamu).

  • Sali Tangga terdiri dari tempat kerja, ruang tidur keluarga dan tempat jenazah yang akan diupacarakan.

  • Sumbung (ruang tidur pemangku adat)

  • Inan Kabusung (ruang tertutup yang dibuka kalau ada upacara).

4. Banua Di Salombe

Rumah yang terdiri dari:

  • Palanta/tangdo (ruang pemuka adat dan tempat upacara penyembahan)

  • Sali Tangga (tempat bekerja dan tempat jenazah sementara),

  • Sumbung (ruang tidur pemuka adat).

5. Banua Limang Lanta

Rumah yang terdiri atas lima ruang, yaitu :

  • Palata (ruang duduk dan tempat saji-sajian),

  • Sali iring (dapur, tempat makan dan tempat tidur adat),

  • Paluang (tempat bekerja dan meletakkan jenazah),

  • Anginan (ruang tidur), dan

  • Sumbung kabusungan (ruang tempat menyimpan pusaka adat).

Nah itu dia bagian dari rumah Tongkonan, lumayan banyak juga yah bagian-bagiannya, admin sendiri kagum dengan nenek moyang suku toraja yang sudah menurunkan tata letak ruangan begitu kompleks sejak jaman dahulu. Sobat grhaproperti pernah kepikiran gak kalau rumah adat Tongkonan diaplikasikan dalam bentuk rumah modern, nih admin punya beberpa referensi desain uniknya:

Source: https://topgambarrumah.blogspot.com/

Source: http://arsitekarchira.com/

Source: https://www.emporioarchitect.com/

Gimana Sobat grhaproperti keren-keren kan desain rumah adat Tongkonan versi modernnya? Desain tersebut bisa jadi inspirasi buat sobat grhaproperti yang mau punya rumah beda dari yang lain dan juga punya keunikan tersendiri.

Source: infotoraja.com